MAGISTER PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

direktur

b.indonsia

Dr. Edi Suyanto, M.Pd.

(Ketua Program Studi)

MAGISTER PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Akreditasi B

SK Mendikbud No. 146/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2014

A.   Sejarah Singkat

Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (MPBSI) merupakan salah satu program pasca­sarjana pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung. Program ini pertama kali diselenggarakan berdasarkan SK Mendiknas No. 211/E/O/2011, tertanggal 21 September 2011. Program MPBSI diselenggarakan dalam rangka mendidik dan menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan nilai-nilai kependidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian di bidang kebahasaan dan kesastraan Indonesia sesuai dengan perkembangan budaya dan peradaban bangsa Indonesia.

 Untuk mencapai tujuan tersebut, keterpaduan program yang didasarkan pada Tri Darma (pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat) secara sinergis. Dalam pelaksanaan pembelajaran, program MPBSI didukung oleh tenaga profesional sesuai bidang keahliannya yang berbasis doktor dan guru besar. Hal ini merupakan komitmen awal dengan tujuan menghasilkan tenaga profesional yang santun dan berkarakter, memiliki kompetensi akademik, pedagogik, kepribadian sosial secara kompetibel, serta mampu bersaing di pasar global, khususnya dalam penyelenggaraan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia (BSI).

 Untuk pertama kalinya, pelaksana program MPBSI dipimpin oleh Dr. Nurlaksana Eko Rusminto, M.Pd.  (Kaprodi) dan Dr. Edi Suyanto, M.Pd. (Sekretaris) berdasarkan SK Rektor Universitas Lampung No. 774/UN26/KP/2012 untuk masa bakti 2012 s.d. 2016. Secara yuridis formal terhitung sejak 23 Mei 2014, Program MPBSI FKIP Unila telah terakreditasi B sesuai SK Mendikbud No. 146/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2014. Untuk periode selanjutnya Kaprodi dipimpin oleh Dr. Edi Suyanto, M.Pd. berdasarkan SK Rektor Universitas Lampung No. 1327/UN26/KP/2016 untuk masa bakti 2016 s.d. 2020.

 

B.   Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran

1.    Visi

“Pada tahun 2021 menjadi pusat pengembangan ilmu keguruan dan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang berkarakter, terdepan, dan unggul”.

2.    Misi

1)    Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran  BSI yang berorientasi pada pembentuk­an karakter ilmiah dan apresiasi perkembangan Ipteks.

2)    Menyelenggarakan pengkajian pendidikan dan pembelajaran BSI melalui penelitian kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat.

3)    Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan dan pem­belajaran BSI yang bermanfaat bagi masyarakat.

4)    Menyelenggarakan kerjasama yang konstruktif dengan berbagai pihak dalam lingkup lokal, regional, nasional maupun internasional.

3.    Tujuan

1)    Menghasilkan lulusan (calon pendidik) BSI yang profesional: memiliki kompetensi akademik, pedagogik, dan kepribadian sosial untuk memenuhi kebutuhan guru di tingkat SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan lembaga terkait.

2)    Menghasilkan penelitian berbasis keilmuan di bidang pendidikan dan pembelajaran BSI bekerja sama dengan lembaga terkait, baik di tingkat regional, nasional, maupun inter­nasional secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu lulusan.

3)    Meningkatkan jumlah penelitian di bidang pendidikan dan pembelajaran BSI yang inovatif dan berkualitas berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan secara berkelanjutan.

4)    Berperan aktif dan menjalin kemitraan dengan stakeholders dalam memecahkan berbagai masalah kebahasaan dan kesastraan Indonesia serta pembelajarannya yang terjadi di masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkualitas.

 4.    Sasaran

1)    Terwujudnya mutu proses dan hasil pembelajaran, layanan dan bimbingan terhadap mahasiswa secara kondusif dan dinamis, yang tercermin pada tata kelola yang efisien, produktif, dan efektif.

2)    Tercapainya peningkatan jumlah lulusan mahasiswa secara profesional pada semester empat dari 20% menjadi 53,33%, yang memiliki kompetensi akademik, pedagogik, dan kepribadian sosial yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di bidang BSI dan pembel­ajar­an­nya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

3)    Mmiliki rata-rata IPK minimal 3,64, mencapai EPT minimal 500, dan masa tunggu lulusan yang belum bekerja untuk mendapat pekerjaan pertama kurang dari tiga bulan.

4)    Tercapainya jumlah penelitian dosen, baik individu maupun kelompok (dosen—dosen dan dosen—mahasiswa/guru) sebanyak  2 buah  per tahun, yang didanai PT sendiri 50% dan sumber lain 50% serta 5 hasil penelitian tersebut dipublikasikan pada jurnal terakreditasi nasional/in­ter­nasio­­nal.

5)    Terlaksananya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis hasil penelitian oleh dosen (sekali sebagai ketua atau dua kali sebagai anggota per tahun) yang melibatkan mahasiswa.

 

C.   Profil Lulusan

1.    Profil Utama

1)    Tenaga pendidik (guru/dosen) BSI yang profesional: memiliki kompetensi akademik, pedagogik, dan kepribadian sosial yang berkualitas dan berkarakter.

2)    Perancang dan pengembang pembelajaran BSI, yang mampu melakukan penilaian dan pengawasan secara objektif.

3)    Instruktur, narasumber, atau ilmuwan bidang pendidikan dan pembelajaran BSI bagi guru, calon guru, masyarakat, atau instansi terkait dalam rangka meningkatkan kualitas berbahasa dan bersastra Indonesia.

4)    Penulis bahan ajar dalam bidang BSI dan pembelajarannya.

5)    Peneliti bidang pendidikan dalam rangka menyelesaikan berbagai masalah pembelajaran BSI untuk kepentingan pengembangan pendidikan pada jenjang sekolah menengah atau perguruan tinggi.

6)    Berkarakter dan memiliki sikap positif terhadap nilai-nilai budaya melalui kegiatan apresiasi, kritik, penulisan, dan kajian terhadap karya sastra berbentuk puisi, prosa, dan drama.

 2.    Profil Tambahan

1)    Saksi ahli di bidang bahasa Indonesia.

2)    Penilai karya ilmiah, juri perlombaan seni sastra (cipta-baca puisi, musikalisasi puisi, cerpen, dan cipta sastra yang lain).

3)    Pengamat atau pemerhati pendidikan, khususnya dalam penyelenggaraan pembelajaran BSI, baik di sekolah, perguruan tinggi, maupun masyarakat.

4)    Wirausahawan di bidang BSI dalam wujud karya tulis kreatif atau populer (puisi, cerpen, artikel, modul, atau buku ajar), yang dipublikasikan secara legal dan diperjualbelikan kepada masyarakat secara umum.

D.   Standar Kompetensi Lulusan

1.    Capaian Pembelajaran Ranah Pengetahuan

1)    Menguasai filsafat ilmu serta konsep-konsep teoretis kebahasaan, kesastraan, pembelajaran, dan metodologi penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

2)    Menguasai konsep teoretis keterampilan berbahasa dan bersastra Indonesia.

3)    Menguasai konsep pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra Indonesia serta pembelajarannya.

4)    Menguasai konsep pengembangan kurikulum pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

 2.    Capaian Pembelajaran Ranah Sikap

1)    Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.

2)    Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.

3)    Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.

4)    Berperan aktif sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki sikap nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.

5)    Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; serta bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

6)    Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; serta menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.

7)    Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; serta menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

8)    Mewujudkan karakter “Iman, Cerdas, Mandiri, Jujur, Peduli, dan Tangguh” dalam perilaku keseharian.

9)    Mempunyai ketulusan, komitmen, serta kesungguhan hati untuk mengembangkan sikap, nilai, dan kemampuan peserta didik. (khusus bagi lulusan program kependidikan).

 3.    Capaian Pembelajaran Ranah Keterampilan Umum

1)    Mampu mengambangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui pelatihan ilmiah penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memerhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang telah diterbitkan pada jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di jurnal internasional.

2)    Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya.

3)    Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.

4)    Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi objek penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin.

5)    Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data.

6)    Mampu mengelola, mengembangkan, dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas.

7)    Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.

8)    Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

 4.    Capaian Pembelajaran Ranah Keterampilan Khusus

1)    Terampil berbahasa Indonesia secara lisan dan tulis dalam konteks keseharian/umum, akademis, dan pekerjaan, serta mampu menggunakan bahasa daerah, khususnya bagi yang menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pertama.

2)    Mampu mengapresiasi, mengekspresi, mengkreasi sastra Indonesia secara lisan dan tulis, serta mendesiminasikannya.

3)    Mampu mendalami bahasa dan sastra Indonesia serta pembelajarannya melalui riset pengembangan dan penerapan ilmu pendidikan bahasa dan sastra Indonesia sebagai wujud kemampuan beradaptasi dengan lingkungan untuk menghasilkan karya inovatif dan teruji.

4)    Mampu memecahkan permasalahan bidang bahasa dan sastra Indonesia serta pembel­ajarannya melalui pendekatan interdisipliner dalam bentuk laporan penelitian.

5)    Mampu mengelola dan mengembangkan hasil kegiatan riset yang bermanfaat bagi ber­masyarakat dan perkembangan keilmuan, serta mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

6)    Mampu mengambil keputusan berdasarkan kajian penelitian di bidang bahasa dan sastra Indonesia, serta pembelajarannya dan mengomunikasikan ide secara efektif dalam berbagai media kepada masyarakat seprofesi atau masyarakat umum.

7)    Mampu berkomunikasi dan berpartisipasi aktif untuk pengembangan jejaringan seprofesi.

 E.   Struktur Kurikulum

Kode MK

Nama Matakuliah

sks

Status

Semester

UNI817101

Filsafat Ilmu

2 (2-0)

W

1

UNI817102

Metodologi Penelitian

2 (2-0)

W

1

KIP817101

Kurikulum dan Pendidikan Guru

3 (2-1)

W

1

IND817101

Tata Bahasa Indonesia

3 (1-2)

W

1

IND817102

Sosiolinguistik

3 (1-2)

W

1

IND817103

Kajian Puisi

2 (1-1)

W

1

IND817104

Psikolinguistik

2 (1-1)

P

2

IND817105

Semantik

2 (1-1)

W

2

IND817106

Analisis Wacana Kritis

2 (0-2)

W

2

IND817107

Kajian Jurnal Ilmiah

   2 (0-2)*)

P

2

IND817108

Kajian Prosa Fiksi dan Drama

3 (1-2)

W

2

IND817109

Evaluasi Pembelajaran Bahasa & Sastra Indonesia

3 (1-2)

W

2

IND817201

Kapita Selekta

2 (0-2)

P

3

IND817202

Sastra Populer

2 (0-2)

P

3

IND817203

Problematik Pembel­ajaran Bhs & Sastra Indonesia

3 (1-2)

W

3

IND817204

Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

   3 (0-3) *)

W

3

IND817222

Tesis

6 (0-6)

W

4

Jumlah sks Semester 1, 2, 3, dan 4

45 (14-31)

-

-

Keterangan:

*)       :  Praktik terbimbing

W      :  Matakuliah Wajib

P       :  Matakuliah Pilihan

F.    Pengaturan Beban Belajar dan Kelulusan

Untuk mencapai kompetensi di atas, setiap mahasiswa dinyatakan lulus apabila telah menyelesai­kan beban perkuliahan sebanyak 45 sks (sudah termasuk tesis) dengan persyaratan seperti berikut.

a)    Nilai matakuliah prasyarat minimal :  C+

b)    Jumlah sks Matakuliah Wajib        :  37 sks

c)    Jumlah sks Matakuliah Pilihan      :    8 sks

G.   Deskripsi Mata Kuliah

1.    UNI817101  Filsafat Ilmu, 2 sks (2-0)

Mata kuliah ini disajikan dengan tujuan memberi bekal bagi mahasiswa, terutama konsep dasar berpikir ilmiah. Fokus kajian dalam mata kuliah ini, antara lain mencakup: aliran-aliran filsafat (klasik dan modern), paradigma berpikir ilmiah, dan pandangan para filsuf tentang pendidikan, serta perkembangan akal pikiran manusia hubungannya dengan peradaban manusia sebagai makhluk yang berakal (berpikir).

Capaian Pembelajaran:

1)    Memamhami konsep dasar berpikir ilmiah.

2)    Memahami berbagai aliran filsafat (klasik dan modern), paradigma berpikir ilmiah, dan pandangan para filsuf tentang pendidikan.

3)    Memahami perkembangan akal pikiran manusia hubungannya dengan peradaban manusia sebagai makhluk yang berakal (berpikir).

4)    Mengimplementasikan pola pikir ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran.

5)    Menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, inovatif, dan objektif dalam konteks pengembang­­an ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan bidang keahliannya.

2.    UNI817102  Metodologi Penelitian, 2 sks (2-0)

Mata kuliah ini mengkaji prinsip-prinsip dasar dan prosedur pengembangan penelitian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pengajaran, termasuk di dalamnya bidang bahasa dan sastra Indonesia sebagai pengantar dasar dalam penulisan tugas akhir mahasiswa. Topik yang dibahas antara lain meliputi: paradigma dan jenis-jenis penelitian (kuantitatif dan kualitatif), latar belakang penelitian, pemilihan dan perumusan masalah, penelusuran kepustakaan, perumusan hipotesis, variabel penelitian, dan penyusunan instrumen penelitian. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa dapat menyusun proposal (usulan) penelitian dalam rangka penyelesaian tugas akhir (tesis).

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami hakikat dan konsep dasar metodologi penelitian pengembangan.

2)    Mampu merancang desain penelitian, baik bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

3)    Mampu merancang desain penelitian pengembangan dalam rangka penyelesaian per­masalah­an pendidikan dan pembelajaran.

4)    Mampu merumuskan masalah, hipotesis, variabel, dan penyusunan instrumen penelitian.

5)    Mampu menyusun proposal (usulan) penelitian dalam rangka penyelesaian tugas akhir (tesis).

3.    KIP817101  Kurikulum dan Pendidikan Guru, 3 sks (2-1)

Mata kuliah ini wajib ditempuh oleh semua mahasiswa program magister pendidikan karena memiliki peran bukan hanya untuk mengembangkan wawasan keilmuan secara luas, tetapi membangun perspektif dan paradigma pengembang ilmu kependidikan baik secara filosofis maupun praktis.

Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami konsep dasar kurikulum sebagai acuan dasar bagi perkembangan pendidikan dan pembelajaran.

2)    Menganalisis paradigma kurikulum dari sudut filosofis, psikologis, sosiologis, organisatoris, dan teknologis.

3)    Meruntut sejumlah aliran filsafat pendidikan (realisme, pragmatisme, progresivisme) hubungannya dengan pengembangan kurikulum dan pembelajaran, serta perkembangan masyarakat.

4)    Menganalisis permasalahan yang dihadapi kurikulum terkait dengan kebijakan dan sistem pendidikan, serta pengembangan pembelajaran.

5)    Menganalisis kebijakan pengembangan profesionalisme guru pada tingkat nasional dan global, terkait dengan kompetensi, sertifikasi, dan kualifikasi.

6)    Menganalisis pengembanngan kurikulum dalam menghadapi tuntutan kebijakan  global (education for all, no child left behind, dan inclusive education).

7)    Menganalisis kasuistik pengembangan kurikulum di sekolah.

8)    Komitmen dosen untuk memberikan contoh langsung  dalam perannya sebagai pendidik, perancang pembelajaran, pengembang pembelajaran, penilai pembelajaran, dan pengembang  profesi.

4.    IND817101  Tata Bahasa Indonesia, 3 sks (1-2)

Mata kuliah ini disajikan dengan tujuan memberi bekal kepada mahasiswa secara komprehensif, khususnya implementasinya secara tertulis berdasarkan kaidah morfologi dan tata bahasa Indonesia (struktur/sintaksis). Kajian dalam mata kuliah ini mencakup (1) proses morfologis, (2) frasa, (3) klausa, (4) kalimat, (5) pendekatan tradisional, (6) pendekatan struktural, (7) pen­dekat­an transformasional, dan (8) pendekatan fungsional.

Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami secara mendalam berbagai konsep kebahasaan sebagai ilmu (science).

2)    Menguasai proses pembentukan kalimat secara komprehensif: proses morfologis, frasa, klausa, kalimat sesuai kaidah dan konteks gramatika.

3)    Menguasai kaidah tata tulis bahasa Indonesia dalam konteks tulis secara gramatis.

4)    Mampu mengimplementasikan gramatika bahasa Indonesia berdasarkan kaidah linguistik, meliputi: fonem, morfem, kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana secara tertulis.

5)    Mampu menelaah berbagai permasalahan gramatika ditinjau dari aspek linguistik dan kaidah tata tulis bahasa Indonesia secara kontekstual.

6)    Mampu menyusun dan mempresentasikan hasil kajian tentang permasalahan pembelajaran tata bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan tertentu.

7)    Mampu mengajarkan, mengkaji, dan menyelesaikan berbagai permasalahan pembelajaran tata bahasa Indonesia secara formal melalui berbagai pendekatan tradisional, struktural,  pendekatan transformasional, dan pendekatan fungsional.

5.    IND817102  Sosiolinguistik, 3 sks (1-2)

Mata kuliah ini disajikan dengan tujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa bahwa bahasa itu tidak dapat dilepaskan dari masyarakat pemakainya. Untuk memahami hal tersebut mahasiswa diperkenalkan dengan konsep-konsep bahasa dan masyarakat bahasa; latar belakang sosial ekonomi, umur, jenis kelamin, pendidikan, dan lingkungan pergaulan yang direfleksikan dalam bahasa; analisis bahasa berdasarkan pendekatan sosiolinguistik. Topik yang dibahas meliputi (1) hakikat bahasa menurut aliran struktural, transformasional, dan sosio­linguistik, (2) ruang lingkup kajian sosiolinguistik, (3) variabel-variabel sosiolinguistik, (4) acuan deskripsi variasi bahasa, (5) kedwibahasaan (bilingualisme), dan (6) kontribusi sosiolinguistik dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, serta penggunaan bahasa di masyarakat.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami hakikat dan fenomena bahasa dalam masyarakat.

2)    Memahami secara komprehensif tentang peristiwa berbahasa (komunikasi), termasuk peristiwa tutur dan tindak tutur.

3)    Mampu menjelaskan secara komprehensif terjadinya variasi bahasa dikaji dari aspek penutur, pemakaian, keformalan dan sarana; termasuk variasi bahasa berdasarkan jenis bahasa.

4)    Mampu menjelaskan secara komprehensif  terjadinya bilingualisme, diglosia, alih kode, dan campur kode, termasuk interferensi dan integrasi dalam komunikasi di masyarakat.

5)    Mampu menjelaskan secara komprehensif  terjadinya perubahan, pergeseran dan pemertahanan bahasa di masyarakat.

6)    Memiliki sikap positif terhadap pemilihan dan penggunaan bahasa sesuai dengan keperluan komunikasi di masyarakat.

7)    Mampu menggunakan dan mengkaji bahasa sebagai alat komunikasi di masyarakat secara fungsional untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian.

8)    Mampu menyusun dan mempresentasikan hasil kajian tentang permasalahan fungsi dan penggunaan bahasa Indonesia di masyarakat.

6.    IND817103  Kajian Puisi, 2 sks (1-1)

Mata kuliah ini disajikan agar mahasiswa menguasai berbagai konsep, teori, dan pendekatan kesastraan yang relevan dengan pengkajian puisi, yang ditunjukkan dengan penulisan esai dan kritik atas puisi sebagai fenomena sastra.

Capaian Pembelajaran:

1)    Gemar membaca dan menulis puisi secara intens dan berkelanjutan.

2)    Mampu mengapresiasi bentuk dan jenis puisi, baik puisi lama maupun baru (modern) untuk kepentingan pembelajaran, pengembangan, maupun penelitian.

3)    Mampu mengkaji puisi melalui pendekatan kesastraan dan menyajikannya dalam bentuk esai dan kritik atas puisi sebagai fenomena sastra.

4)    Mampu merancang, mendesain, menyusun instrumen penilaian, dan menyajikan materi puisi bagi siswa atau mahasiswa dalam pembelajaran.

7.    IND817104  Psikolinguistik, 2 sks (1-1)

Mata kuliah ini bertujuan mengembangkan pemahaman komprehensif dan kritis tentang proses mental dalam pemahaman, penggunaan, dan pemerolehan bahasa. Satuan-satuan bentuk bahasa dikaji realitas psikologisnya, pemerolehan, dan penggunaannya dikaitkan dengan strategi dalam persepsi dan realisasi makna. Topik-topik yang terangkum dalam mata kuliah ini mencakup: (1) persepsi ujaran, (2) produksi ujaran, (3) pemerolehan bahasa, (4) perkembangan bahasa anak, (5) landasan biologis dan neorologis pada bahasa, (6) peranan ingatan dalam berbahasa, (7) strategi belajar dan strategi komunikasi, dan (8) hubungan psikolinguistik dengan pembelajaran bahasa.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami konsep dasar hubungan antara bahasa dan perilaku akal budi manusia.

2)    Memhami secara komprehensif tentang proses mental dalam pemahaman, penggunaan, dan pemerolehan bahasa pada manusia.

3)    Mampu menjelaskan, baik secara teoretis maupun praktis tentang persepsi dan produksi ujaran, termasuk proses pemerolehan dan perkembangan bahasa anak.

4)    Mampu menyusun dan mempresentasikan hasil kajian tentang landasan biologis dan neorologis pada bahasa, peranan ingatan dalam berbahasa, strategi belajar dan strategi komunikasi, serta hubungan psikolinguistik dengan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.

8.    IND817105  Semantik, 2 sks (1-1)

Mata kuliah ini mengkaji masalah makna dalam sistem tanda dan kaidah bahasa,  tipe dan jenis makna, perubahan makna (proses adaptasi, asimilasi, disimilasi, perluasan dan penyempitan makna, serta penyederhaaan atau penyesuaian makna).

Capaian Pembelajaran

1)    Memahami seluk-beluk pembentukan, pengembangan, pergeseran makna kata, baik secara gramatikal, fungsional, maupun sosial.

2)    Mampu menganalis tipe dan jenis makna, serta perubahan makna kata secara kontekstual.

3)    Mampu menyusun hasil kajian untuk dipresentasikan tentang proses perubahan makna kata yang terjadi karena proses adaptasi, asimilasi, disimilasi, perluasan dan penyempitan makna, serta penyederhaaan atau penyesuaian makna.

9.    IND817106  Analisis Wacana Kritis, 2 sks (0-2)

Fokus kajian dalam matakuliah ini, yakni mempelajari bahasa dan sastra Indonesia dalam penggunaannya. Setelah mengikuti perkuliahan analisis wacana bahasa Indonesia, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan tentang konsep dasar dan jenis-jenis wacana, relasi makna, kohesi dan koherensi, konteks dan peranannya, serta hubungan antara wacana dan pragmatik. Dengan pengetahuan dan pemahaman tersebut mahasiswa dapat melakukan kegiatan analisis wacana secara komprehensif (wacana percakapan), termasuk di dalamnya wacana kesastraan.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami konsep dasar bahasa dalam penggunaannya.

2)    Mengkaji tuturan dalam konteks komunikasi lisan.

3)    Mengkaji tuturan ditinjau dari aspek penutur maupun penerima tuturan secara pragmatis: perilaku, waktu, intonasi, dan kelogisan dalam peristiwa komunikasi.

4)    Menganalisis ragam percakapan, termasuk wacana sastra secara kritis dan komprehensif untuk kepentingan perancangan, pengembangan, penelitian, dan pembelajaran bahasa Indonesia.

5)    Mampu menyusun dan mempresentasikan hasil kajian tentang jenis wacana dan relasi makna dalam konteks tuturan secara komprehensif.

10.      IND817107  Kajian Jurnal Ilmiah, 2 sks (0-2)

Mahasiswa diwajibkan mengkaji secara kritis, masing-masing minimal 5 buah artikel jurnal nasional dan internasional yang berbeda. Disarankan mengkaji artikel tentang pendidikan dan pembelajaran serta kebahasaan dan kesastraan. Sasaran kajian diutamakan pada metodologi keluasan dan kedalaman konten bahasan dengan sistematika: identitas artikel jurnal, pendahulu­an, masalah, landasan teori, metodologi, pembahasan, kesimpulan, serta referensi. Artikel jurnal yang dipilih hendaknya mengacu kepada rencana topik penelitian (tesis) yang akan disusun mahasiswa. Selanjutnya, mahasiswa menyusun secara tertulis hasil kajian dalam bentuk makalah dengan sistematika: judul, pendahuluan, landasan teori, dan metode penelitian untuk dipresentasikan.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Membaca minimal lima buah artikel jurnal nasional dan internasional secara komprehensif.

2)    Mengidentifikasi berbagai masalah berdasarkan hasil kajian beberapa jurnal yang dibaca secara proporsional.

3)    Memilih dan menetapkan topik bahasan untuk disusun dalam bentuk proposal.

4)    Mendiskusikan hasil kajian sesuai dengan topik bahasan yang ditetapkan.

11.      IND817108  Kajian Prosa Fiksi dan Drama, 3 sks (1-2)

Mata kuliah ini disajikan untuk membantu mahasiswa memperdalam wawasan kesastraan, mengembangkan kemampuan dalam memahami dan menghayati karya sastra, menguasai berbagai teori dan pendekatan kesastraan yang relevan dengan pengkajian prosa fiksi dan drama, yang ditunjukkan dalam bentuk hasil kajian tertulis terhadap prosa fiksi dan drama sebagai fenomena sastra.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami hakikat pentingnya mengkaji prosa fiksi dan drama dalam ranah kesastraan.

2)    Memiliki wawasan budaya dan bersastra secara formal dan nonformal.

3)    Mengkaji unsur-unsur karya sastra (intrinsik dan ekstrinsik) klasik dan modern, khususnya prosa fiksi dan drama.

4)    Mengkaji karya sastra berbentuk prosa dan drama melalui pendekatan sosiologi sastra, semiotika, dan hermeneutika.

12.      IND817109  Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3 sks (1-2)

Fokus kajian dalam mata kuliah ini, yakni membekali pengetahuan kepada mahasiswa tentang evaluasi dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia serta keterampilan menyusun dan menggunakan berbagai bentuk dan jenis tes. Topik yang dibahas meliputi prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran, pendekatan dan dasar pengembangan penggunaan tes bahasa dan sastra Indonesia dalam berbagai bentuknya, telaah terhadap ciri-ciri tes bahasa yang baik, serta interpretasi dan penetapan hasilnya.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami hakikat, ciri-ciri, prosedur, bentuk dan jenis tes dalam konteks penilaian atau evaluasi pembelajaran.

2)    Mampu merancang, mendesain, mengembangkan, dan menyusun alat evaluasi secara prosedural dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.

3)    Mampu menganalisis dan menginterpretasikan butir-butir tes sebagai komponen alat evaluasi secara objektif.

4)    Menyusun pedoman atau standar penilaian bermutu, baik dalam bentuk penilaian kuantitatif maupun kualitatif untuk mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia.

5)    Mempresentasikan hasil pengembangan dan kajian tentang alat evaluasi keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) dan sastra Indonesia secara komprehensif.

13.      IND817201  Kapita Selekta, 2 sks (0-2)

Bahasan dalam mata kuliah ini lebih diarahkan agar mahasiswa memiliki kemampuan dalam memandang suatu fenomena secara luas dan objektif. Materi kajian difokuskan pada penyelesai­an masalah akibat munculnya rangkaian permasalahan dalam pembelajaran, terutama proses pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, baik formal maupun nonformal.

Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami rangkaian permasalahan bidang kebahasaan dalam fungsinya sebagai alat komunikasi di masyarakatan, baik formal maupun nonformal

2)    Mengklasifikasi, memilih, dan mengkaji permasalahan bahasa dan sastra Indonesia termasuk dalam pembelajarannya.

3)    Memecahkan masalah pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia untuk mengetahui penyebab timbulnya permasalahan dimaksud secara formal melelaui pendekatan ilmiah.

4)    Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian tentang rangkaian permasalahan kebahasa­an dan kesastraan yang timbul di masyarakat.

14.      IND817202  Sastra Populer, 2 sks (0-2)

Mata kuliah ini bertujuan membekali pengetahuan pada mahasiswa tentang genre sastra populer yang berkembang di Indonesia sejak sebelum merdeka hingga kini. Dalam perkuliahan ini  mahasiswa diberikan pemahaman tentang peta dan posisi sastra populer dalam bingkai kesusasteraan Indonesia secara luas. Dalam sejarah kesusastraan Indonesia,  pada masa Balai Pustaka telah dikenal istilah ‘sastra diresmikan dan ‘sastra yang tidak diresmikan’ atau yang sering disebut sebagai sastra pinggiran.  Novel Azab dan Sengsara, Sitti Nurbaja, dan Salah Asuhan merupakan contoh  karya sastra yang dianggap standar.  Selain itu, mata kuliah ini juga memberikan gambaran bahwa karya sastra yang diterbitkan oleh lembaga nonpemerintah Belanda seperti Lekra,  penerbit milik etnis Tionghoa, dan penerbit-penerbit kecil lainnya dianggap  sebagai produk ilegal oleh pemeritah kolonial. Karya pinggiran tersebut dilarang beredar luas dan dikonsumsi oleh masyarakat. Selanjutnya, dalam mata kuliah ini disampaikan bahwa dalam perkembangan selanjutnya,  karya sastra populer  bukan hanya  dipahami sebagai karya yang bermutu rendah, tetapi sebagai sebuah fenomena budaya dan karya sastra alternatif. Dengan demikikian, karya sastra jenis ini menjadi  hal yang menarik untuk dijadikan kajian multiperspektif. Mata kuliah ini akan membahas industri  dan produksi sastra populer sejak sebelum kemerdekaan, novel-novel populer era tahun 70-an hingga sekarang.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Menjelaskan konsep-konsep fiksi dan budaya populer secara umum.

2)    Menjelaskan wacana, teori, sejarah, dan perkembangan mutakhir sastra populer Indonesia.

3)    Menjelaskan  beberapa contoh  karya sastra populer yang telah dibaca berikut ciri-ciri yang didapatkan dalam sastra populer.

4)    Membandingkan  karya sastra populer dan sastra formal (serius).

5)    Mengaplikasikan teori sastra untuk menganalisis fiksi populer Indonesia secara objektif.

6)    Menulis  artikel ilmiah tentang karya sastra (cerpen, novel) populer Indonesia.

7)    Menyusun proposal penelitian dan menulis laporan ilmiah tentang wacana sastra popular.

8)    Mempresentasikan makalah ilmiah karya sastra (cerpen, novel) populer Indonesia.

15.      IND817203  Problematik Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3 sks (1-2)

Mata kuliah bertujuan menganalisis perkembangan bahasa dan sastra Indonesia serta problematika yang sering dihadapi dalam dunia pendidikan dan alternatif pemecahannya. Matakuliah ini bertujuan membekali mahasiswa agar mampu mengembangkan pemahaman dan wawasan pendidikan yang luas, baik situasi yang wajar maupun situasi yang problematik. Topik yang dibahas mencakupi segi-segi problematik teoretis dan praktis di sekolah atau perguruan tinggi, kebijakan pengembangan dan kecenderungan arah pendidikan di masa depan, serta kaitannya dengan masalah-masalah pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia secara konkret yang terjadi dalam dunia pendidikan dan masyarakat.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Memahami hakikat dan konsep belajar dalam konteks pembelajaran.

2)    Mampu mengidentifikasi berbagai problematik pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah/perguruan tinggi, baik teoretik maupun praktik secara objektif.

3)    Mampu menganalisis dan menyelesaikan berbagai permasalahan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah/perguruan tinggi melalui strategi yang tepat.

4)    Mampu menyusun dan mempresentasikan hasil kajian tentang permasalahan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, baik di sekolah maupun perguruan tinggi.

16.      IND817204  Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia, 3 sks (0-3)

Mata kuliah ini difokuskan pada kegiatan penyusunan makalah yang berisi rencana penelitian (pengembangan atau aplikasi teori dalam memecahkan masalah) berdasarkan hasil pengamat­an dan kajian secara komprehensif. Isi makalah berkait dengan permasalahan aktual atau isu-isu mutakhir yang berkembang di masyarakat tentang kebahasaan dan kesusastraan Indonesia atau pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Makalah disusun secara sistematik dan logis yang merujuk pada panduan Penulisan Karya Ilmiah Universitas Lampung. Selanjutnya, makalah dipresentasi­kan dalam kegiatan seminar di tingkat program studi secara terjadwal.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Menguasai konsep teoretis dan metodologi penelitian, baik kuantitatif maupun kualitatif.

2)    Mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah, serta menyusun hipoteisis penelitian.

3)    Merancang, mendesain, dan menyusun rencana penelitian (proposal) untuk diseminarkan.

17.      IND817222  Tesis, 3 sks (0-6)

Tesis adalah karya nyata dan merupakan puncak proses dan hasil belajar. Tesis juga merupa­kan alat edukasi dalam mengembangkan kemampuan bernalar mahasiswa secara ilmiah dalam rangka memecahkan permasalahan komprehensif terkait dengan masalah aktual atau isu-isu mutakhir. Karya nyata ini berupa hasil penelitian mahasiswa dalam bidang kebahasaan dan kesastraan Indonesia atau tentang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia setelah melalui proses pembimbingan secara berkala dan intensif yang dibuktikan dengan kartu kendali. Referensi yang dirujuk dalam penulisan tesis disarankan menggunakan rujukan yang relevan dan artikel jurnal yang dipublikasikan 5 tahun terakhir. Selanjutnya, karya nyata ini diusulkan oleh prodi dan jurusan kepada fakultas untuk dipresentasikan di hadapan dewan penguji melaui ujian komprehensif.

 Capaian Pembelajaran:

1)    Menyusun hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah (tesis).

2)   Mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan penguji melalui ujian komprehensif.

>>Program Pascasarjana Universitas Lampung berdiri sejak tahun 1999, Sampai sekarang Program Pascasarjana Universitas Lampung sudah mempunyai 2 Program Doktor dan 32 Program Studi Magister Terakreditasi<<