MAGISTER MANAJEMEN SUMBER DAYA ALAM

direktur

MAGISTER MANAJEMEN SUMBER DAYA ALAM BERDIRI TAHUN 2011 NO. SK : 174/E/O/2011 TERAKREDITASI

ketua-dan-sekretaris-msa

 

DASAR PELAKSANAAN:

  1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; (3) Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS);
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS);
  3. Keputusan Menteri Ristek Dikti Nomor 0617/O/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Lampung;
  4. Ijin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor 174/E/O/2011 tanggal 8 Agustus 2011

PENDAHULUAN

Pada tahun 2008, nama Program Studi (PS) Strata-2 yang diusulkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung untuk mendapat Ijin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pendidikan Tinggi (DIKTI) adalah Manajemen Sumberdaya Alam dan Pengembangan Pertanian Perdesaan (MSAPP). Tetapi nama PS tersebut berubah menjadi  “Manajemen Sumberdaya Alam (MSA)” sesuai dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 174/E/O/2011 tanggal 8 Agustus 2011. Seiring dengan terbitnya Ijin tersebut, Memorandum of Action (MOA) antara Fakultas Pertanian dengan Montpellier SupAgro telah ditantangani untuk melaksanakan Joint Degree/Double Diploma untuk PS S2  MSA FP Unila, yaitu 1 tahun (M1) dilaksanakan di FP Unila dan satu tahun berikutnya (M2) dilaksanakan di SupAgro Perancis.

Pembukaan PS ini dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) tentang kolaborasi di bidang pendidikan dan penelitian antara Universitas Lampung dengan Nasional Center of Agronomic Studies of Tropical Regions (CNEARC) telah ditandatangani oleh Rektor Universitas Lampung dengan Pimpinan CNEARC pada bulan April tahun 2004.  Sejak Januari tahun 2007, CNEARC bergabung  dengan beberapa institusi pendidikan dan penelitian pertanian di Motpellier Perancis sehingga berubah menjadi Monpellier SupAgro dan MOU antara Unila dan SupAgro telah diperbaharui pada bulan Januari 2008. Perubahan nama dan kapasitas Institusi ini telah membuka kerjasama yang lebih besar dalam program Asia Link – Uni Eropa. Salah satu butir kesepakatan dalam kerja sama tersebut adalah membuka Program Studi  yang berhubungan dengan manajemen sumberdaya alam dan pengembangan pertanian khususnya di perdesaan yang berkolaborasi dengan beberapa universitas di Asia dan Eropa untuk mengembangkan program Integrated Natural Resources Management and Agricultural Development (INRAD).

Mengingat bahwa kerjasama dengan INRAD sudah  berakhir, serta dengan keinginan yang kuat agar Program Studi Magister Manajemen Sumberdaya Alam (MMSA) menjadi Program Studi yang bersifat lintas disiplin, maka PS MMSA selanjutnya hijrah dari Fakultas Pertanian Unila ke Program Pascasarjana Universitas Lampung.

Perubahan/hijrah tersebut memiliki beberapa konsekuensi seperti perlu adanya penyesuaian/perbaikan kurikulum mengingat program ini menjadi progam studi yang lintas disiplin.  Bila sebelumnya, PS MMSA sangat bernuansa pertanian, sekarang harus lebih bernuansa Manajemen Sumberdaya Alam yang lebih komprehensif dan integratif.  Perubahan tersebut sebenarnya bukan hal yang “luar biasa”, karena secara harfiah, pengelolaan sumber daya alam bukan lah sebuah aktivitas monodisiplin.

Perubahan tersebut juga bersifat strategis bagi Universitas Lampung.  Karena, sebagaimana kita ketahui bersama, keprihatinan terhadap pengelolaan sumberdaya alam sangat meningkat di era millennium ini.  Manuisa ditantang untuk menjawab persoalan semakin berkurangnya sumberdaya alam, sementara populasi manusia terus bertambah.  Kekhawatiran terjadi ketidakseimbangan antara sumberdaya dan kebutuhan manusia dapat menciptakan kondisi catastrophic yang dapat bersifat irreversible.  Sebagai contoh, dampak dari aktivitas manusia telah meningkatkan resiko pemanasan global, yang saat ini sangat nyata dirasakan oleh hampir seluruh penduduk dunia.  Kebakaran, lebih tepatnya pembakaran hutan di Indonesia pada tahun 2015 yang lalu telah secara nyata mengakibatkan perubahan ekosistem yang sangat buruk sepanjang sejarah peradaban manusia.  Namun, karena tata kelola sumberdaya kehutanan, kependudukan, bisnis, dsb., kejadian sangat serius tersebut seakan dilupakan.  Kegaduhan tentang berbagai konsesi dan eksploitasi tambang seperti Freeport, areal Masela, blok Mahakam, persoalan divestasi saham Newmonth, merupakan serentetan gambaran nyata dari buruknya “common ground” dari tatakelola mineral, tambang, enerji, gas, dsb. Semua pihak tentu berharap agar sumber daya alam di Indonesia dapat menjadi berkah, bukan bencana.

Menurut Permendagri , No 66 tahun 2011 tanggal 28 Desember 2011, Provinsi Lampung memiliki luas areal sekitar 3.462,38 km2, merupakan daerah melting pot dari berbagai suku.  Kegiatan utama yang memberi kontribusi besar pada perekonomian Provinsi Lampung adalah sektor pertanian dalam arti luas.  Menurut BPS (2015I, sektor pertanian menyumbang sekitar 45% dari PDRB Provinsi Lampung.

Dalam diskursus ini, Universitas Lampung, yang mengemban amanah Tri Darma Perguruan Tinggi serta dengan misi untuk menjadi top 10 university di Indonesia pada tahun 2025, dituntut untuk dapat menjadi solusi dari kondisi chaotic tersebut.  Sesuai dengan kompetensinya, maka Universitas Lampung memiliki, dapat, dan harus menjadi solisi persoalan sumberdaya alam dengan cara menyediakan Program Studi di tingkat magister dengan kompetensi manajemen sumber daya alam.  Program studi tersebut bersifat holistic, integrative, dan dapat menjadi bagian dari peran universitas kepada masyarakat.  Dengan adanya program studi ini, maka akan dihasilkan sumberdaya manusia tingkat manajerial yang mumpuni dalam mengelola sumberdaya alam secara berkelanjutan.

Terkait dengan hal tersebut di atas, PS MMSA membuat dokumen ini yang akan menguraikan secara ringkas rancangan kurikulum baru PS MMSA sehingga dapat menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pasa masyarakat.

VISI

Visi Program Studi Magister Manajemen Sumberdaya Alam (PS MMSA) Universitas Lampung pada tahun 2025 menjadi Program Studi Sepuluh terbaik nasional yang berdaya saing tinggi melalui pendidikan magister yang integrative, lintas disiplin, dan relevan dengan persoalan yang dihadapai bangsa dalam pengelolaan sumberdaya alam secara arif dan berkelanjutan.

MISI

Untuk mencapai misi di atas, PS MMSA akan melakukan misi-misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan proses belajar mengajar/pendidikan yang bermutu dalam rangka  menghasilkan lulusan yang profesional, berdaya saing tinggi dalam bidang manajemen sumberdaya alam, serta berkepribadian mulia.
  2. Meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah bagi dosen dan mahasiswa  pada bidang Manajemen Sumberdaya Alam untuk pengembangan keilmuan dan perumusan kebijakan.
  3. Meningkatkan kualitas pengabdian pada masyarakat untuk menunjang pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan.
  4. Meningkatkan kualitas kerjasama dan kemitraan dengan lembaga penelitian dan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.

TUJUAN

Tujuan penyelenggaraan PS MMSDA adalah menghasilkan lulusan yang:

  1. Mampu berfungsi sebagai peneliti, praktisi, dan tenaga pengajar yang mampu melakukan penelitian dan pengembangan ilmu bidang pengelolaan sumberdaya alam.
  2. Mampu sebagai manajer, pegawai pemerintah, maupun penggiat lembaga swadaya masyarakat yang yang profesional di bidang pengelolaan sumberdaya alam.
  3. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal penguasaan dan pengembangan ilmu-ilmu serta aplikasinya dalam pengelolaan sumberdaya alam dan  pembangunan daerah dan nasional.
  4. Mengidentifikasi dan  menganalisis secara kritis faktor-faktor kunci yang berpengaruh terhadap  pengengelolaan SDA yang berkelanjutan.
  5. Menerapkan metode penelitian, perangkat dan alat yang sesuai; serta dapat merencanakan, memantau, dan mengevaluasi  bidang manajemen SDA dan pembangunan.
  6. Mampu untuk mempersiapkan, mengkaji, menerapkan, dan mengevaluasi pengembangan atau  pelestarian SDA yang berkelanjutan sesuai dengan standar internasional.
  7. Mengintegrasikan pengetahuan dalam menangani kompleksitas serta merumuskan kebijakan dalam konteks pertanian lokal dengan informasi terbatas.
  8. Bekerja efektif baik secara tim yang multidisiplin dalam pengembangan SDA dan pembangunan pertanian.
  9. Berkomunikasi secara baik dan efektif dengan menggunaan berbagai medium sehingga pesan SDA dapat tersampaikan secara efektif.

PEMINATAN PS MMSA

 Program Studi akan fokus pada tiga bidang peminatan, yaitu:

  1. Ekonomi Sumberdaya Alam,
  2. Manajemen Sumberdaya Enerji dan Mineral Berkelanjutan
  3. Manajemen Sumberdaya Lahan dan Air Berkelanjutan

KURIKULUM

Jumlah keseluruhan beban studi pada program PS MMSA ini adalah 36 SKS yang terdiri dari mata kuliah wajib sebanyak 23 SKS dan pilihan minimal 13 SKS.  Diharapkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi di PS MMSA dalam waktu 3-4 semester.

Rincian kurikulum tersebut tersaji pada Tabel 1, berikut ini.

Tabel 1. Skedul kurikulum PS MMSA

Daftar Mata Kuliah Program Magister Sumberdaya Alam
Program Pascasarjana Universitas Lampung
SMT No Nama Mata Kuliah Kopel SKS Keterangan
I Wajib
1 Filsafat Ilmu (MSA 501) 2 (2-0)
2 Manajemen Sumberdaya Alam dan Lingkungan (MSA 502) 3 (2-1)
3 Ekonomi Sumberdaya Alam (MSA 505) 3 (2-1)
8
Pilihan
1 Manajemen Sumberdaya Hutan Tropika Berkelanjutan  (MSA 503) 3 (2-1) Wajib dipilih oleh mahasiswa yang akan mengambil tesis topik kehutanan
2 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (MIL 508) 3 (2-1)
3 Sistem Informasi Geografis untuk Sumberdaya Alam (MSA 504) 3 (2-1)
9
Maksimum Smt 1 14 SKS
II Wajib
1 Metode Penelitian Sumberdaya Alam (MSA 601) 3 (2-1)
2 Manajemen Sumberdaya Lahan dan Air Berkelanjutan (MSA 503) 3 (2-1)
3 Manajemen Sumberdaya Pertambangan dan Enerji Berkelanjutan (MSA 509) 3 (2-1)
9
Pilihan
1 Metode Kuantitatif dalam Manajemen Sumberdaya Alam (MSA 508) 3 (2-1)
2 Pengelolaan Jasa Lingkungan (MKH 5   ) 3 (2-1)
3 Metode Valuasi Sumberdaya Alam (MSA 507) 3 (2=1)
9
Maksimum Smt 2 15 SKS
III Wajib
1 Proposal Penelitian dan Kolokium (MSA 602) 1 (0-1)
2 Seminar Hasil Penelitian (MSA 612) MSA (60  ) 1 (0-4)
Pilihan
1. Aspek Hukum dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam (MSA 504) 2 (2-0)
 2. Pengelolaan SDA Berbasis Masyarakat (MSA       ) 2 (2-0)
Maksimum Smt 3 4
IV Wajib
1 Ujian Tesis MSA (MSA ) 4 (0-1)
Maksimum Smt 4 4

 

DERKIPSI MATA KULIAH

1. Filsafat Ilmu (UNI     ) 2 SKS. Prof. Dr. Drs. Sudjarwo, M.S., Prof. Dr. M. AKib, S.H., M.H.

Filsafat adalah pemikiran/penelaahan tentang sesuatu secara mendalam, menyeluruh dan berkesinambungan. Adapun karakteristik berpikir filsafat adalah menyeluruh, mendasar, dan spekulatif. Tugas utama filsafat adalah menetapkan dasar-dasar yang dapat diandalkan. Apakah yang disebut logis? Apakah yang disebut benar? Apakah yang disebut sahih? Apakah alam ini teratur atau kacau? Apakah hidup ini ada tujuannya atau absurd? Adakah hukum yang mengatur alam dan segenap satwa kehidupan? Selaras dengan dasarnya yang spekulatif, maka filsafat menelaah segala masalah yang dapat dipikirkan oleh manusia.

Ada tiga karakteristik berpikir filsafat yang pertama adalah sifat menyeluruh. Yang kedua adalah sifat mendasar. Yang ketiga adalah sifat spekulatif. Bidang Telaah Filsafat selaras dengan dasarnya yang spekulatif, maka dia menelaah segala masalah yang mungkin dapat dipikirkan oleh manusia. Sesuai dengan fungsinya menjawab sebagai pionir dia mempermasalahkan hal-hal yang pokok: terjawab masalah yang satu, diapun mulai merambah pertanyaan lain.

Matakuliah ini akan membawa mahasiswa untuk berfikir mendalam atas isu sumberdaya alam dari esensi, penggunaan, hubungan dengan semesta, keberadaan SDA, dan ancaman SDA.  Diskusi yang menyeluruh akan diarahkan untuk mempertanyakan peranan manusia dalam pengelolaan SDA yang berkelanjutan.

 2. Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Berkelanjutan (MIL 812504/MSA 501).  2 SKS (2-0): Prof. KES. Manik, Dr. Ir. Henrie Buchorie, M.S.

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman perihal kebijakan dan peraturan pemerintah tentang pengelolaan sumberdaya alam.  Kuliah ini akan mendiskusikan tentang isu strategis SDA baik SDA terpulihkan maupun SDA tak terpulihkan.  Secara ringkas, berbagai kebijakan SDA mulai UUD 45 sampai dengan peraturan pemerintah dan daerah didiskusikan di kelas.  Pada akhirnya, prinsip-prinsip pengelolaan SDA yang berkelanjutan akan dibahas dan sharing berbagai pengalaman di Indonesia dan dunia  akan memperkaya bahan diskusi di kelas.  Beberapa best practice pengelolaan SDA yang terpadu dan berkelanjutan akan disampaikan di perkuliahan.

 3. Manajemen Sumberdaya Lahan dan Air Berkelanjutan (MSA 501) – 3 SKS (SupAgro Method) di lapang selama 10 hari. Tim dosen: Prof. Bustomi Rosadi, Prof. Muhajir, Dr. Endro Wiharso

Pemodelan hidrologi dan kualitas air, pengenalan siklus hidrologi, prinsip hidrologi sungai, rekayasa sungai, prinsip hidrolik yang mengatur aliran dan regulasi aliran sungai. Erosi tepi sungai, kegagalan dan pendekatan untuk perlindungan tepi sungai. Pengerukan, canalling dan pengendalian banjir. Survei lapangan dan analisa morfometri sistem sungai. Erodibilitas analisis daerah aliran sungai; sedimen transport: bedload, ditangguhkan beban dan beban total. Mekanisme transfer polutan; dari mikroskopis dengan skala makroskopik, empiris beban-respon hubungan. Pemantauan dan pengendalian sumber titik dan non-titik sumber polutan fluks. Prinsip hidrologi air tanah. Ekologi Perairan, Toksikologi & Public Health. Pengantar ekosistem perairan. Ekologi freshwaters. Perairan polusi dan toksikologi. Pemeliharaan dan rehabilitasi ekosistem perairan. Sumber Daya Air dan Kesehatan Masyarakat dan Bioremedation. DAS Terpadu Manajemen. Perspektif dan praktek dalam pengelolaan DAS. Konsep dan penerapan rencana pengelolaan DAS terpadu. Sosial Ekonomi fungsi sungai: Isu dan resolusi konflik peraturan kebijakan,, hukum sungai / air pengelolaan sumber daya – studi kasus Malaysia. Zona Pesisir Terpadu Manajemen (ICZM). Ekonomi Sumber Daya Air. Ketersediaan, distribusi dan menggunakan beberapa dari air. Optimalisasi penggunaan kombinasi air tanah dan sumber daya air permukaan. Ekonomi pertimbangan dalam perencanaan sumber daya air (Muhajir Utomo, Butomi Rosadi, and Endro Wiharso).

 4. Manajemen Sumberdaya Hutan Tropika Berkelanjutan (KHT812102/MSA     ) 3 SKS-wajib.  Tim dosen:  Christine Wulandari, Afif Bintoro

Tujuan pemberian matakuliah ini adalah memberikan mahasiswa pemahaman tentang pengelolaan hutan tropika yang bersifat unik.  Indonesia adalah negara dengan luas kawasan hutan tropika basah yang luas dan masuk sebagai negara dengan biodiversitas sangat tinggi, bersama dengan Brazil dan beberapa negara di Afrika. Persoalan kerusakan hutan di Indonesia serta faktor yang mendorong terjadinya perusakan akan dibahas secara mendalam dalam kuliah ini.  Selain itu, kebijakan negara/pemerintah mulai dari Undang-undang, Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah akan juga dibahas.  Kuliah ini akan meningkatkan pe mahaman serta peningkatan sikap yang positif terhadap keunikan hutan tropis Indonsia serta kekayaan yang tersimpan di dalamnya, baik yang berasal dari kayu maupun produk kehutanan non-kayu, jasa, dsb.

 5. Sistem Informasi Geofrafis untuk SDA (KHT 812118/MSA     )- 3 SKS- wajib.  Tim dosen:  Arief Darmawan, Kurnia Muludi

Tujuan perkuliahan ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan sebuah alat analisis SDA yang sangat powerful bagi mahasiswa MSA.  Tool ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan pada berbagai kajian SDA.  Tool ini juga telah berkembang sangat cepat dan dilengkapi dengan piranti lunak (software) yang terintegrasi dengan GPS (Global Positioning System) sehingga dapat mengidentifikasi dan menginventarisir sumberdaya alam secara realtime.  Tampilan visual akan memudahkan mahasiwa memahami potensi SDA serta menggunakan aplikasi tersebut saat mereka melakukan analisis untuk tesis maupun jurnal penelitian yang berkualitas.

 6. Aspek Hukum dalam Pengelolaan SDA (MSA 518) — 2 SKS (2-0) Tim dosen: M. Akib

Ekologi politik untuk memberikan pemahaman tentang kebijakan dan peraturan pemerintah dalam hal pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam. Diskusi yang mendalam tentang transformasi dan penyadaran keterbatasan sumberdaya alam, budaya lokal, peraturan yang mengatur hubungan pembangunan dan pemanfaatan sumberaya alam, penguasaan lahan dan konflik masyarakat,  kelenturan politik, pengaruh sumberdaya alam terhadap perubahan perilaku masyarakat.   Berbagai persoalan tentang konflik pengelolaan SDA juga akan dibahas dilengkapi dengan aspek legal yang melatarbelakangi persoalan tersebut.

 7. Ekonomi Sumberdaya Alam (MSA/AGB 509) — 3 SKS (2-1)); tim dosen:  Bustanul Arifin, Zainal Abidin

Permasalahan Sumberdaya Alam baik ditingkat internasional, nasional, regional maupun lokal dalam kaitannya dengan perubahan ekonomi, pertumbuhan penduduk, teknologi, dinamika perubahan masyarakat dan ketersediaan sumberdaya yang semakin langka. Kerangka pengambilan keputusan dalam pemanfaatan sumberdaya alam. Penggunaan dan interpretasi kerangka ilmu ekonomi dalam mengarahkan kebijaksanaan alokasi sumberdaya alam yang menunjukkan kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Analisis alokasi sumberdaya alam dalam ruang dan waktu, hak-hak penguasaan dan penggunaan yang memperngaruhi efisiensi dan kelestarian sumberdaya alam.  Dasar-dasar pengelolaan sumberdaya alam menurut azas ekologi dan pendekatan ekosistem. Inventarisasi sumber dan perencanaan penggunaan sumberdaya alam berdasarkan sistem analisis.

 8. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan – AMDAL (MSA/MIL 508) – 2 SKS (2-0)) Tim dosen:Agus Setiawan, Henrie Buchari

 Tujuan pemberian mata kuliah ini adalah untuk memberi pemahaman tentang fungsi dan peran AMDAL dalam pengelolaan sumberdaya alam, termasuk prosedur pelaksanaan AMDAL, ruang lingkup, metode indentifikasi, prakiraan, evaluasi dampak dan model-model dalam prediksi dampak (fisik, kimia, biologi dan ekonomi sosial-budaya), peraturan pemerintah dan baku mutu lingkungan yang berlaku, latihan simulasi menyusun dokumen AMDAL. Penerapan prinsip ekonomi sumberdaya alam dan lingkungan terhadap keragaman hayati dalam ekosistem.  Indikator, monitoring, kriteria penggunaan sumberdaya alam yang optimal.

9. Metode Penelitian Sumberdaya Alam (MSA 502) – 3 SKS  (2-1)- Tim Dosen : Hamim Sudarsono, Irwan Sukri Banuwa, Zainal Abidin

Tujuan pemberian mata pelajaran ini adalah untuk mempersiapkan mahasiswa untuk merencanakan dan melaksanakan survei dan penelitian (budidaya dan sosial ekonomi), inventarisasi biologi dan percobaan lapang, menganalisa dan membahas secara kritis hasil observasi dan penelitian, meberikan alat dan metode kepada mahasiswa merefleksi kepercayaan hasil secara empiris berdasarkan filsafat ilmu.   Prinsip statistika parametrik dan non-parametrik. Untuk statistik non-parametrik lebih menekankan metode statistik dan pemodelan, empirikal vs subjectivitas, teori populasi sosial, prosedur contoh dan pengambilan contoh, penelitian aksi secara participatif (Participatory Action Research – PAR) dan aprasial desa  secara partisipatif (Participatory Rural Appraisal - PRA), tehnik wawancara, daftar pertanyaan, diskusi dalam kelompok target, survey pendapatan keluarga dan sistim ekonomi keluarga. Untuk statistika parametrik lebih menekankan tehnik percobaan (experimental design), tehnik mempelajari dinamika populasi, Contoh dan pengambilan contoh, prinsip pengambilan contoh tanah dan air serta analisisnya, estimasi kehilangan tanah akibat erosi (Universal Soil Loss Equation -USLE), prediksi biomas,  metode hidrologi (presipitasi, aliran, volume, curah hujan, dll), kualitas udara, kualitas sungai, dan metode pangambilan contoh dan perangkap hewan yang digunakan sebagai sample.

10. Pengelolaan Jasa SDA (KHT 812203/MS) 3 SKS (2-1).  Tim Dosen: Dr. Ir. Christine Wulandari, Zainal Abidin

Tujuan perkuliahan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang aspek pemanfaatan SDA sebagai jasa lingkungan untuk masyarakat dan ekosistem.  Eksploitasi SDA tidak harus dalam bentuk menguras sumberdaya alam tapi justru  dalam bentuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumberdaya alam tersebut.  Seiring dengan kesepakatan Kyoto, seluruh negara berkewajiban untuk mengurangi emisi karbon dengan berbagai cara seperti melakukan upaya konservasi sumberdaya alam, mengurangi konsumsi enerji melalui efisiensi, dsb.  Di sisi lain, ekploitasi SDA harus dilakukan dengan prinsip harvest lebih besar dari eksploitasinya.  Artinya, upaya mengembangan SDA yang dapat dimanfaatkan tapi tanpa eksploitasi menjadi tantangan manusia masa kini dan masa depan.  Skema CDM (Clean Development Mechanism) serta REDD+ merupakan upaya global untuk menjamin pengurangan emisi dan mengrangi resiko perubahan iklim.  Jasa lingkungan merupakan peluang untuk mencapai tujuan di atas.  Untuk melengkapi kuliah, guest lecture dari praktisi jasa lingkungan akan diundang untuk memberikan pencerahan serta pembelajaran praktis.

11. Pengelolaan Sumberdaya Alam berbasis Masyarakat (MSA 521) – 2 SKS (2-0)-Tim dosen:  Sumaryo, Pitoyo Budiono

Tujuan kursus adalah untuk memperkenalkan mahasiswa untuk memahami hubungan sosial antara para pemangku kepentingan lokal dapat memfasilitasi perdagangan off dan kompromi untuk penggunaan sumber daya alam dan praktek bersama di tingkat lokal. Dasar konsep pembangunan berkelanjutan – definisi, pengukuran, karakterisasi dan kesalahpahaman kelompok. Barang publik dan barang umum – tragedi umum, manajemen umum pelajaran barang-belajar dari pengalaman empiris, kelompok-teori tentang pembentukan kelompok fungsional – dinamika kelompok internal dan eksternal – kelompok teknik dan evaluasi. Adat masyarakat: pengetahuan adat; praktek-praktek budaya dan agama dan implikasinya terhadap keberlanjutan sumberdaya; budaya pariwisata dan lingkungan dan manajemen investasi seperti kredit mikro. Gender dan Pembangunan: Kelamin kepekaan dalam pembangunan berkelanjutan – jenis kelamin dan pembagian kerja rumah tangga, produktivitas pertanian, pengambilan keputusan dll Perempuan dalam masyarakat modern: Perempuan dan pembangunan; wanita di tempat kerja, kepemimpinan dan keluarga. Kasus Analisis Masyarakat Adat dalam Pembangunan (Sumaryo , Erwanto, and Pitoyo Budiono).

 12. Proposal Penelitian & Kolokium (MSA 602) 2 SKS (1-1) – Tim Dosen: Zainal Abidin dan dosen pembimbing

 Tujuan kuliah ini adalah mempersiapkan mahasiswa untuk menulis proposal individu, mengevaluasi proposal, pelatihan jika perlu, memperbaiki proposal, presentasi proposal kepada stakeholder, kunjungan ke lapangan jika memungkinkan dan mencari dana untuk penelitian.   Output perkuliahan ini adalah kolokium proposal penelitian di hadapan komisi pembimbing tesis dan program studi.

 13. Manajemen Biodiversitas (MSA 605) — 3 SKS  (3-1) – Tim dosen: F.X. Susilo, Agus Setiawan

Tujuan pemberian mata pelajaran ini adalah untuk memberi pengertian dan informasi tentang issu biodiversitas di tingkat nasional dan internasional untuk pengelolaan biodiversitas antara lain: karakterisasi, tingkat dan distribusi, pengelolaan dan kehilangan, inventarisasi dan monitoring biodivesitas dan pengaruh manusia terhadap biodiversitas, alat dan metode untuk manajemen biodiversitas, nilai dan  pengukuran ekonomi biodiversitas, keamanan biodeiversitas, propek biodivesitas dan dan penggunaan berkelanjutan. Peraturan-peraturan, persetujuan, dan pelaksanaan biodiversitas di tingkat nasional dan internasional.  Konservasi dan menejemen in-situ dan ex-situ. Pengetahuan praktis tentang survei biodiversitas pada tempat tertentu, alat evaluasi dan monitoring, pemetaan pengindraan jauh dan GIS, analisa data dan interpretasi hasil.

 14. Penelitian Tesis  (MSA 612)  — 4 SKS —Tim dosen adalah  Dosen pembimbing

Tujuan dari tesis master adalah untuk memberikan kepada mahasiswa kesempatan unik untuk menggunakan teori-teori, alat, dan metodologi yang didapat selama mengikuti proses perkuliahan di PS MMSA.  Output kuliah ini adalah sebuah tesis magister yang juga dilengkapi dengan  mengajar dalam dua tahun. Pada umumnya merespon permintaan dari organisasi profesional dan memerlukan minimal tiga bulan di lapangan untuk pengumpulan survei dan data, kemudian menganalisis hasil survei atau penelitian. Metode penelitian lebih menekankan metode Diagnosis Pertanian MSA 503 (Pembimbing diatur)

PENERIMAAN MAHASISWA

Program ini menerima para sarjana (S1) dengan pengetahuan yang berhubungan dengan berbagai spektrum pengelolaan sumberdaya alam.  Dengan demikian, calon mahasiswa dengan latarbelakang Pertanian, Teknik. MIPA, NGO, Ekonomi, memiliki peluang untuk menjadi mahasiswa PS MMSA.

BEASISWA

Tersedia beasiswa dari Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan DIKTI yang  diberikan secara kompetitif kepada S1 (baru lulus dan bersedia menjadi dosen), sudah bekerja di pemerintahan,  LSM, BUMN/BUMD, dan lain-lain yang begerak di bidang SDA.  Beasiswa disediakan  sesuai dengan aturan DIKTI, Pemda dan lembaga lain yang memberikan beasiswa. Tersedia juga beasiswa bagi mahasiswa terbaik untuk melanjutkan studi tahun ke-2 (M2) di Montpellier. SupAgro Perancis atau salah satu univesitas di Eropa yang termasuk dalam Konsorsium Agrismundus .

Nama Gelar akademik Bidang Lulusan (S3)
Wan Abbas Z. Prof., Dr., M.S. Ekonomi Pertanian IPB, Indonesia
Hasriadi Mat Akin Prof., Dr., M.S. Ilmu Penyakit Tanaman IPB, Indonesia
Irwan S. Banuwa Prof. Dr., M.S. Ilmu Tanah/Konservasi IPB, Indonesia
Erwanto Dr. M.S. Peternakan IPB, Indonesia
Tamaluddin Syam Dr., M.S. Ilmu Tanah/GIS UPM, Malaysia
J. Lumbanraja Prof. Dr. M.Sc. Ilmu Tanah U. of Kentucky, USA
M. Kamal Prof. M.Sc., Ph.D. Ilmu Tanaman/Produksi TUA, Japan
Rusdi Evizal Dr. M.S. Ilmu Tanaman/Tahunan UGM, Indonesia
Rosma Hasibuan Prof., Ph.D., M.Sc. Ilmu Serangga/Ekologi U. of Kentucky, USA
F.X. Susilo Prof., Ph.D., M.Sc. Ilmu Serangga/Diversitas U. of Kentucky, USA
Muhajir Utomo Prof. Ph.D., M.Sc. Ilmu Tanah/Diversitas U. of Kentucky, USA
Bustomi Rosadi Prof. Dr., M.S. Ilmu Tata Air Gifu Univ. Japan
Bustanul Arifin Prof. Ph.D., M.Sc. Ekonomi Pertanian Wisconsin Univ.USA
Hanung Ismono Dr. M.S. Ekonomi Pertanian UNPAD,Indonesia
Dwi Haryono Dr., M.S. Ekonomi Pertanian IPB, Indonesia
Hamim Sudarsono Prof., Ph.D., M.Sc. Ilmu Serangga Ark. Univ, USA
C. Wulandari Dr., M.S. Kehutanan UPLB, Philippines
Agus Setiawan Dr., M.S. Kehutanan IPB, Indonesia
Sumaryo Dr. M.S. Sosial Pertanian IPB, Indonesia
Zainal Abidin Dr., M.E.S. Ekonomi Lingkungan UNPAD,Indonesia
Yuswanto Prof. Dr., M.S. Hukum Agraria UNPAD,Indonesia
Wagianto   Diagnosa Pertanian Perancis
Duriyat   Kehutanan IPB & SupAgro
Y. Rahma Fitriana   Kehutanan IPB & SupAgro
Indra Gumay   Perikanan IPB.Indonesia
>>Program Pascasarjana Universitas Lampung berdiri sejak tahun 1999, Sampai sekarang Program Pascasarjana Universitas Lampung sudah mempunyai 2 Program Doktor dan 32 Program Studi Magister Terakreditasi<<